JIWAKU MATAHARIKU





Sangat mudah menjadi orang berhati suci ketika tak ada yg perlu dikorbankan.

Tapi ketika harus berkorban, aku tak tau berapa jumlah segelintir orang berhati suci itu.

Aku telah melihat orang yg meraung-raung untuk berdoa lupa bersyukur.

Aku telah melihat para penutur-penutur Kasih sulit mengasihani.

Aku telah melihat pengisi-pengisi altar rumah doa berlaku iblis.

Aku telah melihat orang yang tak pernah menyebut nama Tuhan tetapi sering melakukan kehendakNya.

Aku telah melihat orang yg tak pernah mengucap syukur tapi tau berterima kasih.

Dan aku....!!

Aku pernah mengasihani dan berkorban.

Pengorbanan yg tak akan pernah dia dapatkan dari siapapun termasuk ayah ibunya dan saudara-saudaranya.

Tapi aku melakukannya.

Aku tak mengharapkan balasan pengorbananku dari siapapun, bahkan dari Tuhanpun tidak.

Kulakukan bukan demi Tuhan atau atas nama Kemanusiaan.

Kulakukan karena memang kesenangan jiwa dan kemauan hatiku.

PUTIH bukanlah aku tetapi HITAM bukanlah warnaku.

Lalu kamu....

Ya, kamu...!!

Kau yg selalu bicara tentang Kasih dan firman.

Kau yg selalu bicara tentang Tuhan dan kehendaknya.

Apa yg sudah kau lakukan ini..??

Baca juga:
DOAKU UNTUKMU ANAKKU

Kau campakkan ketulusan Kasih demi fikiranmu sendiri.

Kau pisahkan pemilik cinta dengan pendamba cinta itu.

Kau ciptakan derita rindu di dua jiwa.

Jiwa merah bayi yg belum faham dunia.

Comments

loading...
loading...