PASPAMPRES CEGAH ANIES



Pada tanggal 16 februari 2018 seharusnya adalah hari yang bergembira bagi para penikmat dan pelaku sepak bola di indonesia khususnya Jakarta.

Karena pada hari itulah ditentukan Juara dalam Turnamen sepak bola yang bernama PIALA PRESIDEN.

Pada kamaren lusa itulah ditampilkannya partai final antra PERSIJA JAKARTA vs BALI UNITED.

dimana PERSIJA JAKARTA berhasil menang dan menjadi Juara secara fire.

Akan tetapi yang jadi polemik adalah ketika pak Presiden JOKO WIDODO menyerahkan pialanya pada pihak PERSIJA sebagai pemenang.

Secara sengaja atau tidak sengaja sebuah video terekam yang menunjukkan salah seorang PASPAMPRES menghampiri Gubernur DKI Jakarta ANIES BASWEDAN yang hendak ikut turu mendampingi Presiden dalam penyerahan piala.entah apa yg dibisikkan si Paspampres pada anies hanya anies dan sang paspampreslah yang tau karena suara yang tertangkap dalam rekaman video itu adalah suara gaduh keramaian dalam stadion.Tapi memang terlihat ANIES BASWEDAN kembali ketempat semula ia beranjak. Rekaman video yang diposting di Medsos inipun langsung cepat merebak bak jamur dimusim hujan. Fan menjadi viral hingga jadi trending topik di berbagai berita. Polemik inipun kian Terpanasi oleh pihak-pihak masing-mading yang penulis sendiripun tidak tau apa tujuan mereka memperkeruh kalau bisa dibilang. Ada yang bilang karena Anies Musuh Jokowi. Meski tak real kalo presiden musuhan gubernur.ada yg bilang jokowi tak mematuhi UUD Protokoler yang kemudian dijawab pihak jokowi bahwa acara itu bukan acara resmi negara jadi tak perlu pake UUD protokoler sekaligus mereka menyangkal kalau hal anis dihalangi pengawal bukanlah kemauan jokowi. Ada yang bilang meskipun tak mengikuti UUD protokoler ANIES sebagai Gubernur di Jakarta layak ikut turu mendampingi Presiden. Dikarenakan polemik segelintir inilah suara bangsaku seperti terbelah menutupi riuhnya pesta kemenangan PERSIJA. Mengapa kita begini bangsaku..?? Mengapa kita begitu mudah terhasut..?? Memang penulis sendiripun menilai memang layaklah Anies ada disana karena beliau adala Tuan rumah dan sekaligus Bapak DKI jakarta. Tapi Ayolah.... Jangan jadikan ini polemik lagi. Terlepas dari siapa perencana dan pembuat semua ini, marilah kita anggap ini kekilafan dia sbagai manusia. Kedepan semoga semua pelaku dan pemicu polemik ini sadar bahwa Tindakan tak berwibawa mengarahkan pada keributan. Salam dari penulis.....!!

Comments

loading...
loading...