SEMAKIN VIRAL

CHANNEL YOUTUBE

Walau terjadinya pada Senin, 18 September 2017, lalu dikawasan MA, namun wawancara kontroversial Eggi ini terus menggelinding dan menjadi viral di media sosial. Video ini sudah dikomentari lebih dari 8.500 kali dan dibagikan lebih dari 5.500 kali. Mengutip situs mahkamahkonstitusi.go.id, awalnya Eggi Sudjana mengajukan gugatan terhadap Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas) ke Mahkamah Konstitusi. Dalam sidang di MK, menurut Eggi, jika Perppu Ormas tetap diberlakukan, maka pemerintah harus konsisten menjalankan aturan tersebut. "Kalau ini tetap diberlakukan atau paling tidak Mahkamah berpendapat perppu ini benar dan harus jalan, kami minta konsistensinya, bubarkan (ormas) lain yang bertentangan dengan Pancasila," kata Eggi. Menurut Eggi, asas Ketuhanan Yang Maha Esa hanya ada dalam ajaran Islam. "Pemahaman kami dan juga pemahaman dunia dalam arti agama-agama yang lain, sepengetahuan kami yang ber-Ketuhanan Maha Esa itu hanya ajaran Islam," kata Eggi.

Baca juga:
KASIH SAYANGKU TAK TERBATAS

Oleh karena itu, lanjut Eggi, hal ini akan mengganggu ormas agama selain Islam, karena konsekuensinya harus dibubarkan. Terkait dengan ucapannya ini, Eggi sudjana mendapat banyak kecaman dari berbagai kalangan. Bahkan sudah banyak pula yang melaporkan yang bersangkutan ke pihak kepolisian atas dugaan penistan dan ujaran kebencian. Namun enasehat Presidium Alumni 212 Eggi Sudjana membantah telah melakukan penistaan ​​agama. Bantahan itu, menyikapi laporan Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Pemuda Hindu (DPN Peradah) Indonesia ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) yang menuduh Eggi telah melakukan hal-hal yang bersifat ujaran kebencian yang bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Dan anehnya berita ini malah di cekal YOUTUBE
saat aku coba viralkan melalui media tersebut.
How you think....??

Comments

loading...
loading...