SEJARAH OTENTIK PARA RAJA


Suatu kisah bisa dikatakan otentik atau benar ada atau pernah ada dan pernah eksis adalah apabila kisah itu dikisahkan sama oleh minimal tiga pengisah atau penulis yang berbeda orang dan wilayahnya, dan akan lebih meyakinkan lagi apabila ketiga pengisah ini adalah saling bermusuhan.

Coba fikir... tiga pengisah (penulis) yang berbeda wilayah dan saling bermusuhan mengisahkan dan menuliskan satu kisah dan satu nama yang sama dan terjadi satu diwilayah yang sama pula, hal seperti ini sudah mengkonfirmasi bahwa kisah tersebut oleh nama tersebut benar-benar pernah terjadi dan pernah ada diwilayah tersebut.

Baca juga:


Berikut contoh kisah yang demikian.

Pengisah pertama.
*Prasasti Tel Dan*

_________________________

Prasasti Tel Dan (bahasa Inggris: Tel Dan Stele adalah sebuah prasasti batu yang ditemukan pada penggalian tahun 1993/94 di Tel Dan, wilayah bagian utara Israel. Terdiri dari beberapa fragmen yang memuat tulisan dalam bahasa Aram. Berisi pujian atas kemenangan raja Hazael dari Aram-Damaskus, seorang tokoh penting di akhir abad ke-9 SM yang juga disebut dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Hazael (atau raja yang tidak disebutkan namanya) mencatat kemenangannya atas raja Israel dan sekutunya raja dari bytdwd, "Beit Dawud" ("Rumah atau Keluarga Daud"; bahasa Inggris: "House of David"), pertama kalinya nama "Daud" ditemukan di luar catatan Alkitab.
Prasasti Tel Dan sekarang umumnya dianggap asli dan  mengenai keturunan Daud dan kerajaan Aram di Damaskus."
Saat ini dipamerkan di Museum Israel di Yerusalem.
Prasasti ini ditemukan oleh Avraham Biran di Tel Dan, wilayah utara Israel modern: fragmen A pada bulan Juli 1993, sedangkan fragment B1 dan B2 pada bulan Juni 1994. Fragmen-fragmen itu dipublikasikan oleh Biran dan rekannya Joseph Naveh pada tahun 1993 dan 1995.
Berikut adalah transkripsi dalam huruf Ibrani  dari huruf Aram di prasasti tersebut yang diberikan oleh Biran dan Naveh. Tanda titik memisahkan kata-kata (sebagaimana di prasasti aslinya), tanda kurung persegi kosong "[ ]" menandai bagian yang hilang/rusak tak terbaca, dan teks di dalam kurung direkonstruksi oleh Biran dan Naveh:

1.[ ]א]מר.ע[ ]וגזר ]
2.[ ]אבי.יסק[.עלוה.בה]תלחמה.בא--- ]
3.וישכב.אבי.יהך.אל[.אבהו]ה.ויעל.מלכי[ יש]
4.ראל.קדם.בארק.אבי[.ו]יהלך.הדד[.]א[יתי]
5.אנה.ויהך.הדד.קדמי[.ו]אפק.מן.שבע[ת---]
6.י.מלכי.ואקתל.מל[כן.שב]ען.אסרי.א[לפי.ר]
7.כב.ואלפי.פרש.[קתלת.אית.יהו]רם.בר[אחאב.]
8.מלך.ישראל.וקתל[ת.אית.אחז]יהו.בר[יהורם.מל]
9.ך.ביתדוד.ואשם.[אית.קרית.הם.חרבת.ואהפך.א]
10.ית.ארק.הם.ל[ישמן ]
11.אחרן.ולה[... ויהוא.מ]
12.לך.על.יש[ראל... ואשם.]
13.מצר.ע[ל. ]

Berikut adalah terjemahan baris per baris bahasa Indonesia umumnya mengikuti Biran dan Naveh. Teks yang hilang atau rusak ditandai dengan tanda kurung persegi kosong "[ ]", sedangkan kata-kata dan huruf-huruf dalam kurung adalah hasil rekonstruksi.

Terjemahan bahasa Indonesia bebas:

1'. [ ]...[ ] dan memotong [ ]

2'. [ ] ayahku berangkat [ ] ia berperang di [...]

3'. Dan ayahku membaringkan diri; ia pergi ke [leluhur]-nya. Sekarang raja I[s]rael telah menembus

4'. ke dalam tanah ayahku sebelumnya. [Tetapi kemudian] Hadad menjadikanku raja,

5'. Dan Hadad melangkah di depanku. Sehingga aku pergi dari [yang] tujuh[...]/s

6'. kekuasaanku, dan aku membunuh [tuj]uh puluh ra[ja] yang memiliki rib[uan ker]/eta kuda

7'. dan ribuan tentara. [Dan aku membunuh ...]ram putra [...]

8'. raja Israel, dan aku membunuh [...]yahu putra [... ra]/ja

9'. Rumah Daud. Dan aku membuat [kota-kota mereka hancur dan terbalik]

10'. tanah mereka menjadi [ketandusan ...]

11'. yang lain dan [...Kemudian...menjadi ra]/ja

12'. atas Is[rael...Dan aku meletakkan]

13'. pengepungan melawan [...]
Mau tau selanjutnya tanya om google tentang: Prasasti Tel Dan.



Pengisah kedua.
Tiglat-Pileser III
___________________

Tiglath-Pileser III) adalah raja agung Asyur (Asiria) pada abad ke-8 SM (berkuasa 745–727 SM) dan secara luas dihormati sebagai pendiri Kekaisaran Asyur Baru.Dia dianggap sebagai salah satu pemimpin militer paling berhasil dalam sejarah, yang menaklukkan banyak wilayah yang kemudian dikenal dengan Asyur kuno sebelum kematiannya. Dari prasasti-prasasti yang ditinggalkannya dapat dipastikan bahwa raja ini hidup sezaman dengan raja-raja Israel, Menahem, Pekah dan Hosea, raja Yehuda, Uzia dan Ahas, dan raja Damaskus, Rezin.
Salah satunya ditulis mengenai peristiwa-peristiwa yang terjadi antara tahun 745 dan 737 SM yang sudah diterjemahkan kedalam bahasa indonesia; memuat catatan sebagai berikut:
Aku menerima upeti yang diberikan oleh Kuštašpi dari Commagene, Rezin dari Damaskus, Menahem dari Samaria, Hiram dari Tirus, Sibitti-bi'li dari Byblos, Urikki dari Qu'e, Pisiris dari Karchemiš, I'nil dari Hamath, Panammu dari Sam'al, Tarhulara dari Gurgum, Sulumal dari Melitene, Dadili dari Kaska, Uassarme dari Tabal, Ušhitti dari Tuhana, Tuhamma dari Ištunda, Urimme dari Hubišna, dan Zabibe, ratu orang Arabi - emas, perak, timah putih, besi, kulit gajah, gading, pakaian lenan dengan hiasan berwarna-warni, kain wol yang diwarnai biru, kain wol yang diwarnai ungu, kayu ebony, kayu boxwood, apa saja yang cukup berharga sebagai harta kerajaan; juga domba-domba yang kulitnya direntangkan dan diwarnai ungu, burung-burung liar yang bentangan sayapnya diwarnai biru, lebih lagi sejumlah kuda, keledai, ternak besar dan kecil, onta (berpunuk satu; dromedary) jantan , onta betina dengan anak-anaknya.
Kutipan lain (~731 SM):
Aku mengangkut ke Asyur dari tanah Bit-Humria (rumah/kerajaan Omri, yaitu Israel/Samaria), tentara-tentara khususnya... semua penduduknya,... aku membunuh Pekah, raja mereka, dan mengangkat Hosea sebagai raja atas mereka. Aku menerima dari mereka 10 talenta emas, x talenta perak, dengan harta milik mereka dan aku mengangkut mereka ke Asyur.
Tablet Nimrud K.3751 (~733 SM)
"Dalam semua negeri (asing) yang ... [... aku menerima pembayar]an dari Kuštašpi dari negeri Kummuḫu, Urik(ki) dari negeri Que, Sibitti-biʾil dari kota [Byblos, Hiram dari negeri Tirus, Pisīris dari kota Karkhemish, Ēnī]-il dari negeri Hamath, Panammû dari kota Samʾal, Tarḫulara dari kota Gurgum, Sulu[mal dari negeri Melid, Dadīlu dari kota Kaska, U]assurme dari negeri Tabal, Ušḫitti dari kota Tuna, Urballâ dari kota Tuḫana, Tuḫam[mi dari kota Ištunda, Urimmi dari kota Ḫubišna, (rev. 10´) Ma]ttan-biʾil (Mattan-Baʾal) dari kota Arvad, Sanīpu dari negeri Bīt-Ammon, Salāmānu dari negeri Moab, ...[... of ..., ... of ..., Mi]tinti dari negeri Ashkelon, Yehoahas dari negeri Yehuda, Qauš-malaka dari negeri Edom, Muṣ...[... dari ..., ... dari ..., (dan) Ḫa]nūnu dari kota Gaza: emas, perak, timah putih, besi, timah hitam, pakaian berwarna-warni, pakaian lenan, pakaian dari negeri-negeri mereka, wol merah-ungu, [..., segala macam] barang berharga, hasil laut (dan) hasil bumi, komoditi negeri-negeri mereka, harta kerajaan, kuda (dan) keledai yang telah diikatkan ke ku[k, ...].
Mau tau selanjutnya, tanyakan om google tentang: Tiglat-Pileser III.


Pengisah ketiga.
Alkitab
______________

Alkitab (bahasa Inggris: Bible) adalah sebutan untuk sekumpulan naskah yang dipandang suci dalam Yudaisme dan Kekristenan. Kata "Alkitab" yang digunakan dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Arab, dan juga digunakan umat Muslim untuk menyebut Al-Qur'an.[1] Alkitab merupakan sekumpulan kitab suci yang ditulis pada waktu yang berlainan, oleh para penulis yang berbeda di lokasi-lokasi yang berbeda. Umat Yahudi dan Kristiani (Kristen) memandang kitab-kitab dalam Alkitab sebagai hasil dari pengilhaman ilahi, dan sebagai catatan otoritatif mengenai hubungan antara Allah dengan manusia.
Konfirmasi atau catatan alkitab tentang hal-hal dan peristiwa mengenai nama dan kerajaan ini tertulis dalam:
A* Sejumlah tindakan Tiglat-Pileser tercatat dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen:
Kitab 2 Raja-raja 2 Raja-raja 15:19

Pul, raja Asyur, datang menyerang negeri itu, lalu Menahem memberi seribu talenta perak kepada Pul, supaya dibantunya dia mengokohkan kerajaan itu di tangannya.
Kitab 2 Raja-raja 2 Raja-raja 15:29:

Dalam zaman Pekah, raja Israel, datanglah Tiglat-Pileser, raja Asyur; direbutnyalah Iyon, Abel-Bet-Maakha, Yanoah, Kedesh dan Hazor, Gilead dan Galilea, seluruh tanah Naftali, lalu diangkutnyalah penduduknya ke Asyur ke dalam pembuangan.
Kitab 2 Raja-raja pasal 16:7-8:

Ahas menyuruh utusan-utusan kepada Tiglat-Pileser, raja Asyur, mengatakan: "Aku ini hambamu dan anakmu. Majulah dan selamatkanlah aku dari tangan raja Aram dan dari tangan raja Israel, yang telah bangkit menyerang aku." Ahas mengambil perak dan emas yang terdapat dalam rumah TUHAN dan dalam perbendaharaan istana raja, dan mengirimnya kepada raja Asyur sebagai persembahan.
Kitab 1 Tawarikh 1 Tawarikh 5:6:

anak orang ini ialah Beera yang diangkut ke dalam pembuangan oleh Tilgat-Pilneser, raja Asyur; dialah pemimpin orang Ruben.
Kitab 1 Tawarikh 1 Tawarikh 5:26:

maka Allah Israel menggerakkan hati Pul, yakni Tilgat-Pilneser, raja Asyur, lalu raja itu mengangkut mereka ke dalam pembuangan, yaitu orang Ruben, orang Gad dan setengah suku Manasye. Ia membawa mereka ke Halah, Habor, Hara dan sungai negeri Gozan; demikianlah mereka ada di sana sampai hari ini.
Kitab 2 Tawarikh pasal 28:20-21:

Maka datanglah Tilgat-Pilneser, raja negeri Asyur, kepadanya (=Ahas), hanya bukan membantu dia, melainkan menyesakkannya. Walaupun Ahas merampas barang-barang dari rumah TUHAN, dari rumah raja dan dari rumah-rumah para pemimpin dan menyerahkan semua itu kepada raja negeri Asyur, namun perbuatannya itu tidak menguntungkan dia.
B*Catatan alkitab tentang TENTANG HAZAEL.
Nama "Hazael" muncul pertama kalinya ketika Allah menyuruh nabi Elia untuk mengurapinya menjadi raja Aram 

(1 Raja-raja 19:15). Tetapi tugas ini dilaksanakan oleh pengganti Elia, yaitu  Elisa bin Safat. Elisa pergi ke Damsyik (Damaskus) pada saat raja Aram, Benhadad II (atau Hadadezer) sedang sakit.

(2 Raja-raja 8:7-15).
Selama pemerintahannya, raja Hazael memimpin tentara Aram berperang melawan gabungan tentara raja Yoram dari Israel dan raja Ahazia dari Kerajaan Yehuda

(2 Raja-raja 8:7-15).
Salmaneser, raja Asyur, mencatat "kemenangan " atas 2 perang besar dengan Hazael, tahun 842 dan 839 SM, tetapi kota Damaskus tidak berhasil direbut dan bagian selatan Suriah tidak terjamah oleh Asyur sampai akhir pemerintahan Hazael. Rupanya Hazael berhasil memukul balik serangan tentara Asyur. Salmaneser menulis bahwa "Aku berperang dengan Ben-hadad. Aku mengalahkannya. Hazael, anak orang tak bernama merebut tahtanya." dan selanjutnya:

"Dalam tahun ke-18 pemerintahanku untuk ke-16 kalinya aku menyeberangi sungai Efrat. Hazael dari Damaskus mempercayai kekuatan tentaranya dan menggerakkan mereka dengan kekuatan penuh. Di Senir (Gunung Hermon), puncak gunung yang di depan Libanon, ia membuat pertahanan. Aku berperang melawannya; aku mengalahkannya; 600 tentara bersenjatanya aku bunuh; 1,121 keretanya, 470 kudanya, dengan kemahnya aku rebut darinya.

Untuk menyelamatkan diri, ia mundur; aku mengejarnya; di Damaskus, kota istananya, aku memenjarakannya. Kebun-kebunnya aku potong habis. Sejauh pegunungan Hauran aku maju. Tak terhitung kota-kota yang aku hancurkan, jarah dan bakar dengan api. Jarahan mereka yang tak ternilai aku bawa pergi. Sejauh pengunungan Baal-Rosh, yang berujung ke laut (di muara sungai Nahr el-Kelb, Dog River, aku maju. Patung kerajaanku aku dirikan di sana. Waktu itu aku menerima upeti dari orang-orang Suriah, Sidon dan dari Yahua (=Yehu) anak Khumri (=Omri)"
Shalmaneser III 842 SM
Ia merebut wilayah Israel di sebelah timur sungai Yordan dengan merebut seluruh tanah Gilead, tanah orang Gad, orang Rubendan orang Manasye, mulai dari Aroer yang di tepi sungai Arnon, baik Gilead maupun Basan pada zaman Yehu (2 Raja-raja 10:32-33).
Ia merebut kota Gat milik orang Filistin

 (2 Raja-raja 12:17).
Ia tidak jadi menyerang Yerusalem setelah menerima upeti dari raja Yoas dari Kerajaan Yehuda, yang diambil dari harta Bait Allah

(2 Raja-raja 12:17-18).
Hazael, raja Aram, menindas orang Israel sepanjang umur Yoahas, raja Kerajaan Israel Utara 

(2 Raja-raja 13:22).
Hazael mati pada zaman pemerintahan raja Yoas anak Yoahas dari Kerajaan Israel (Samaria) dan juga raja Amazia dari Kerajaan Yehuda, maka Benhadad, anaknya, menjadi raja menggantikan dia

(2 Raja-raja 13:24).
Demikianlah kisah yang bisa dikatakan otentik.

Dari tiga pengisah diatasi membuktikan banyak hal, diantaranya.

1.Bahwa HAZEL dan REZIN pernah menjadi raja yang berkuasa di kerajaan ARAM.

2.Bahwa Tinglat plester lll pernah menjadi raja yang berkuasa di kerajaan ASYUR.

3.Bahwa YOAHAS (AHAS) pernah menjadi raja yang berkuasa di kerajaan ISRAEL.
dan masih banyak lagi kisah,nama,kejadian,kerajaan dan kota yang dapat dikonfirmasi dari hal ini untuk dapat dijadikan bukti yang otentik bahwa kisah itu bukanlah dongeng atau cerita rakyat belaka tetapi kisah yang benar-benar pernah terjadi dan pernah ada dimasa lampau.

Jika tidak ada tiga atau lebih bukti yang mengkonfirmasi keberadaannya, bagaimana kita dapat percaya kalo kisah itu benar adanya dan bukan cerita rakyat belaka..??

Hayoo .....


Komentar

loading...
loading...