META MORFOSIS

Masih bisa kukenang...
Saat diri masih polos dan apa adanya.
Saat keyakinan masih merajai, mengimani mata sang khalik takkan terpaling.
Semisal bau....
Akan masih menyengat di hidung, hati yang slalu pasrah dan rela berkorban.
Meski perih karena terluka namun yakin ada makna dibaliknya.
Masih segar dalam ingatan...
Saat jiwa menggelepar bak ikan kekeringan, rasa tak percaya pada kenyataan bahwa semua itu terabaikan, seakan diri baru terbangun dari tidur panjang lalu mendapati dunia gelap tak berbintang.
ingin aku teriak berlari lalu menangis, ingin menghempas lalu memaki dan bertanya.
Mengapa....???
Mengapa tak ada belas kasih dan pertolongan...??
Dimana Kau sang khalik...??
Kemana mataMu tertuju...??
Tak Kau lihatlah ketidak Adilan ini terjadi tepat disaat aku yakini Kau Maha adil..??
Adakah Kau Pencipta yang tak perduli pada ciptaan nya...??
Ataukah pencipta yang suka pada tontonan termehek-mehek..??
Tapi sekuat amarahku aku bertanya..
Seingatnya jawaban tiada kudapat, membawa diri larut dalam sesak dan duka.
Kini....
Aku telah kehilangan diriku...
Diriku  yang dulu kurindukan kini adalah diriku yang kutangisi dan kusesali.
Diriku yang kini penuh hujat,caci dan maki.
Diriku yang kini berselimut amarah dan dendam.
dan aku yang kini adalah aku yang paling kubenci dan kusesali kenapa aku harus pernah ada.

Comments

loading...
loading...